Tampilkan postingan dengan label #Impian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Impian. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Maret 2016

Nama Anak Adalah Doa

Nama anak adalah doa yang terucap di mulut orang tuanya menitipkan harapan kepada sang Maha Pencipta.

Alhamdulillah, sampai saat ini saya dipercaya oleh Allah SWT untuk merawat dan mendidik 3 anak laki-laki yang memiliki karakter dan keunikannya masing-masing.

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang arti nama anak-anak saya dan latar belakang situasi yang sedang saya alami saat itu.

Anak sulung, saat ini usianya 8 tahun, nama lengkapnya Devan Aditya Ramadhan. Saya biasa menulis inisial namanya dengan Dvn. Dia lahir beberapa hari sebelum bulan Ramadhan tiba di tahun 2007. Ketika Dvn lahir, saya bekerja di sebuah perusahaan manufakturing komponen otomotif di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kebetulan Dvn lahir di hari Sabtu, 25 Agustus 2007, sehingga pada saat proses kelahirannya saya ada mendampingi istri saya. Dvn lahir pada pukul 18.15 WIB, dengan panjang badan 50 cm dan berat badan 3260 gr.

Nama Devan Aditya Ramadhan, berisi harapan saya sebagai orang tua agar kelak dia menjadi anak lelaki yang senantiasa berada di depan, memimpin diri dan keluarga, menjaga adik-adiknya. Memiliki sifat pemberani, bertanggung jawab, penuh cinta kasih pada sesama. Semoga harapan saya dapat terkabul. Aamiiin...

Anak kedua, saat ini usianya 2 tahun, nama lengkapnya Dzaki Satria Aryadhana. Saya biasa menulis inisial namanya dengan Dz. Proses kelahiran Dz ini cukup menarik karena di hari Sabtu yang cerah, 24 Agustus 2013, niat kami ke Rumah Sakit adalah untuk mengikuti kegiatan senam hamil. Namun ternyata suster menyatakan sudah mulai ada bukaan. Segera kami masuk ruang observasi dan Dz lahir melalui proses persalinan normal pada pukul 14.14 WIB dengan panjang badan 49 cm dan berat badan 3010 gr. Ketika Dz lahir, saya bekerja di sebuah perusahaan IT Services di Bandung, dengan posisi sebagai Manajer SDM & Umum. Secara ekonomi, kondisi keluarga kami saat itu cukup baik.

Nama Dzaki Satria Aryadhana, mengandung harapan agar kelak dia tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, berjiwa satria dan dilimpahi rizki yang berkah dari Allah SWT, sehingga mampu menjadi penolong bagi sesama.

Anak bungsu, saat ini usianya baru beberapa minggu, nama lengkapnya Dipta Rizki Wiratma. Saya biasa menulis inisialnya dengan Dp. Dp lahir melalui proses normal di hari Minggu yang mendung, tanggal 7 Februari 2016, pada pukul 08.08 WIB, dengan panjang badan 50 cm dan berat badan 2850 gr. Proses persalinan berlangsung cepat, namun sang ibu harus mengalami pendarahan sehingga harus diambil tindakan. Syukur alhamdulillah semua dapat pulang ke rumah dalam keadaan sehat. Ketika Dp lahir, saya sudah memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur, dan mulai merintis menulis blog Ayah Penuh Waktu.

Nama Dipta Rizki Wiratma, mengandung doa semoga dia menjadi anak lelaki yang berjiwa pencerah, dilimpahi rizki yang penuh berkah. Saya pribadi merasa saat Dp lahir, saya berada dalam kondisi yang sangat baik dan dapat melihat masa depan kami demikian cerah dengan pilihan hidup yang saya ambil sebagai entrepreneur.

Demikian kisah saya tentang arti nama anak-anak. Sekali lagi nama anak adalah doa yang terucap dari mulut kedua orang tuanya. Pastikan anda memberi nama yang baik bagi anak-anak anda.

Salam!

HashOcean

Minggu, 28 Februari 2016

Jangan Takut Bermimpi Walau Sedang Bekerja

Ketika masih bekerja dulu, untuk menyegarkan pikiran kembali saya suka ambil cuti 1 hari dan kemudian melakukan banyak hal diluar kebiasaan di hari itu. Salah satu kegiatan yang saya pernah saya lakukan di hari cuti saya adalah keluar dari rumah dengan berjalan kaki, membeli koran pagi, pergi ke tempat orang berjualan makanan untuk sarapan, lalu sambil menikmati sarapan pagi, saya menikmati bacaan koran pagi saya. Saya melakukan itu tanpa batas waktu, artinya demikian rileks, hingga bisa jadi saya kembali ke rumah untuk mandi pagi menjelang pukul 12 siang. Perasaan senang ketika melakukan hal itu terekam kuat di benak saya.

Kebanyakan orang yang bekerja, dia baru akan mengambil cuti bila ada keperluan, baik keperluan pribadi maupun keluarga. Diluar itu biasanya seseorang akan fokus dengan pekerjaannya. Sebagai orang mudah bosan, pikiran saya selalu berkelana ke mana-mana di saat jam kerja. Tak jarang saya pun merasa seperti kehabisan energi hingga membutuhkan memejamkan mata sejenak di siang hari.

Saya masih ingat suatu ketika pernah mengatakan ini pada kakak Dvn ketika mengantarnya pergi ke sekolah.
"Kak, kamu senang tidak seandainya setelah Ayah jemput kamu pulang sekolah, kita tidak langsung pulang melainkan pergi makan siang bersama-sama."

Jawaban kakak ketika itu, "Senang sekali." Sambil tersenyum senang.

Beberapa waktu kemudian, kakak Dvn, bertanya,"Ayah kapan kita pergi makan siang bersama, setelah aku pulang sekolah?"

Saat itu saya masih mengatakan,"Belum sekarang Nak, nanti Insya Allah."

Beberapa waktu yang lalu saya sudah mewujudkan cita-cita saya tersebut, saya berhasil mengajak kakak Dvn pergi setelah saya jemputu dari sekolah. Bukan untuk makan siang, melainkan untuk membeli sepeda. Subhanallah... Alhamdulillah.

Disini saya semakin percaya, apapun yang pikiran Anda bisa bayangkan, Anda bisa wujudkan.

Jangan takut untuk bermimpi dan bermimpilah BESAR!

Salam!


HashOcean